Bahaya Kista Bartholin Pada Ibu Hamil

Kista bartholin adalah salah satu jenis penyakit kista yang tergolong berbahaya dan bisa menyerang siapa saja termasuk ibu hamil. Bahaya kista bartholin pada ibu hamil ternyata perlu Anda waspadai, jangan sampai Anda menyepelekan kondisi yang ada sampai masuk tahap yang parah.

bahaya-kista-bartholin-pada-ibu-hamil

Kelenjar bartholin yaitu dua kelenjar yang berlokasi dikanan dan di kiri pada pembukaan liang vagina (bibir vagina). Dan kelenjar bartholin ini berfungsi untuk memproduksi mukus (lendir) yang digunakan untuk lubrikasi vagina (pelumas vagina). Kista bartholin ini terbentuk apa bila kelenjar bartholin tersumbat dan disebabkan oleh pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan atau sumbatan lokal karena lendir vagina.

Dan apa bila disebabkan oleh infeksi, kista bartholin ini dapat berubah menjadi abses bartholin. Kista bartholin umumnya terjadi pada wanita yang berusia 20-29 tahun terutama pada mereka yang belum pernah hamil atau baru saja mengalami kehamilan yang pertamannya.

Sebenarnya resiko munculnya gejala penyakit kista bartholin pada ibu hamil dan wanita secara umum tidak berbeda. Hal itu karena biasanya penyebab munculnya penyakit yang satu ini bisa dikoneksikan pada beberapa faktor misalnya infeksi disebabkan bakteri, peradangan, ataupun hubungan suami istri yang tidak memperhatikan aspek kebersihan. Dengan kata lain, tidak ada hubungan antara kehamilan dengan resiko terjangkit oleh penyakit ini.

Bahaya Kista Bartholin Pada Ibu Hamil

Kista bartholin akan berbahjaya pada ibu hamil jika suatu penyembuhannya tidak dilakukan secara cepat dan tepat. Karena kista yang dibiarkan tanpa pengobatan bisa menimbulkan masalah pada saat ibu tersebut akan melahirkan anaknya. Dan pada kondisi ini jelas akan memberikan rasa tidak nyaman yang akan menganggu proses persalinan dan mengakibatkan resiko pada proses persalinannya.

Itulah sebenarnya yang menjadi alasan mengapa gejalanya harus segera ditangani meski tentunya hal demikian pula yang harus dilakukan jika Anda tidak dalam kondisi hamil juga. Baik resiko ataupun cara menyembuhkan kista bartholin penting untuk Anda pahami dalam-dalam supaya Anda mengetahui bagaimana Anda harus mengambil sikap ketika Anda sedang mengalami penyakit ini.

Adapun hal yang harus dipertimbangkan jika Anda akan melakukan tindakan pengangkatan kista pada saat kehamilan yaitu terjadi peningkatan aliran darah pada daerah tersebut yang ditakutkan mengakibatkan pendarahan maupun infeksi.

Cara Mencegah Penyakit Kista Bartholin

Melakukan pencegahan kista bartholin sejak dini sangat dianjurkan untuk Anda lakukan apabila Anda tidak ingin memiliki resiko yang tinggi untuk menderita kista bartholin. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan yaitu :

  1. Menghindari konsumsi makanan mengandung gula berlebihan
    makanan yang mengandung gula apabila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih bisa meningkatkan resiko untuk terkena penyakit diabetes. Sedangkan diabetes adalah salah satu pemicu yang bisa mengakibatkan seseorang memiliki resiko yang tinggi untuk menderita kista bartholin.
  2. Menghindari seks bebas
    Kista bartholin bisa dipicu karena infeksi seksual menular. Infeksi seksual menular terjadi karena sering melakukan hubungan seksual dengan orang yang mengalami penyakit kelamin menular.
  3. Olahraga teratur
    Olahraga rutin dan teratur memiliki banyak manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu pencegahan penyakit, salah satunya penyakit kista bartholin.

Dan untuk pencegahan lainnya, salah satu cara yang bisa Anda lakukan yaitu dengan menjaga kebersihan organ intim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *