Makanan Tinggi Serat Untuk Bayi

Usia 6 bulan adalah saat yang tepat untuk mulai mengenalkan bayi pada jenis makanan tambahan untuk mendampingi ASI. Bukan hanya harus membuat menu yang kaya nutrisi, tapi juga harus memiliki rasa yang nikmat agar disukai si kecil.

7-Daftar-Makanan-Tinggi-Serat-Untuk-Bayi-6-Bulan

Mengolah sendiri makanan bayi dapat menjadi cara terbaik untuk memberikan nutrisi sehat dan segar. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah memberikan makanan yang halus sesuai kemampuan bayi untuk mencernanya.

Dalam menyiapkan menu makanan untuk bayi, asupan serat jangan sampai terlupakan. Pasalnya seringkali menu makanan utama lebih banyak mengandung protein dan karbohidrat. Akibatnya si kecil mengalami sulit buang air besar.

Serat makanan memiliki 2 jenis, larut dan tidak larut. Bentuk serat yang larut dalam air akan membantu memperlambat pencernaan bayi sehingga ia merasa kenyang lebih lama. Sedangkan serat yang tidak larut dalam air berfungsi membantu meningkatkan sebagian besar tinja bayi dan mengatur pergerakan ususnya sehingga sering dijadikan sebagai obat alami untuk sembelit.

Berikut beberapa daftar makanan sumber serat yang tinggi untuk bayi usia 6 bulan :

  • Sereal dan Pisang

Sereal yang diolah dari biji gandum murni mengandung serat yang sangat tinggi. Selain itu sereal mengandung semua jenis vitamin B yang sangat baik untuk pertumbuhan jaringan dan otot tubuh bayi. Namun ketika Anda memberikan sereal dalam bentuk murni maka kemungkinan bayi tidak akan suka dengan rasanya.

Untuk mengatasi ini maka Anda bisa mencampur dengan pisang yang sudah dihaluskan. Pisang mengandung vitamin C dan kalium yang sangat baik untuk kesehatan bayi dan kesehatan detak jantung bayi.

  • Sayuran

Beberapa sayuran, seperti bayam, brokoli, kacang polong dan kacang-kacangan sangat kaya akan kandungan serat. Namun, beberapa sayuran ini dapat menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan pada bayi, atau mungkin ia tidak menikmati rasanya.

Untuk itu Anda bisa coba mencampurkan sayuran ini dengan beberapa buah atau sayuran lain yang telah dicoba dan disukai bayi dan cara terbaik menyajkannya adalah dengan cara dihaluskan.

  • Buah Apel

Apel bisa diberikan dalam bentuk bubur bayi karena apel yang sudah dihancurkan bisa diterima dengan mudah oleh usus bayi. Selain bisa membantu pencernaan bayi, apel juga mengandung antioksidan tinggi yang bisa membantu tubuh bayi agar tidak mudah sakit.

  • Buah Pir

Buah Pir memiliki tekstur lembut dan rasa yang renyah sehingga disukai bayi. Buah pir sangat baik untuk pencernaan bayi karena banyak mengandung fiber. Selain itu buah pir juga mengandung vitamin B, vitamin C, vitamin K, kalium.

  • Alpukat

Alpukat kaya akan asam lemak baik yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan sang buah hati. Alpukat juga banyak mengandung nutrisi lainnya, seperti kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, karbohidrat, dan protein.

  • Wortel

Wortel adalah jenis sayuran bewarna cerah yang mengandung serat tinggi. Wortel sering menjadi makanan favorit yang dikenalkan oleh ibu kepada bayi yang baru mulai makan. Selain itu wortel juga mengandung beta karoten yang bisa membuat mata bayi Anda cerah dan sehat.

Wortel juga mengandung antioksidan dan vitamin C yang akan bekerja untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anda bisa membuat bubur wortel tanpa campuran apapun karena rasa manis wortel biasanya banyak disukai oleh anak-anak.

Panduan Memberikan Makananan Untuk Bayi Usia 6 Bulan

Ketika pertama kali mencoba makanan padat, maka Anda perlu mencermati apakah si kecil mengalami alergi terhadap makanan tertentu. Untuk memudahkan pengamatan, tunggu hingga tiga hari sebelum beralih memperkenalkan jenis makanan lain. Tiga hari adalah waktu yang umumnya diperlukan untuk melihat reaksi alergi, terutama bila ada anggota keluarga dengan riwayat alergi.

Sebaiknya hindari memberikan madu untuk mengurangi resiko botulisme. Sementara produk yang terbuat dari susu sapi, seperti keju, umumnya aman untuk diberikan kepada bayi. Tetapi tunda dulu memberikan susu sapi hingga anak berusia lebih dari setahun.

Sebagai bahan makanan pokok yang tidak menyebabkan alergi, beras merah yang mudah dicerna bayi adalah pilihan yang tepat.

Jika si kecil tampak tidak duka terhadap beberapa jenis makanan, bukan berarti seterusnya dia tidak akan menyukainya. Tunggu beberapa hari kemudian untuk menyajikan makanan yang sama, karena selera bayi dapat berubah-ubah seiring waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *