Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Diabetes

makanan-yang-dianjurkan-untuk-penderita-diabetes

Memilih makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes sangatlah penting, hal ini betujuan untuk menjaga kadar gula di dalam darah. Penderita diabetes memang dituntut untuk dapat mengatur atau setidaknya memperbaiki pola makan sehari-hari sebaik mungkin. Mulai dari segi kuantitas, jadwal hingga asupan makanan tertentu.

Tidak selektif dalam memilih makanan ternyata dapat membuat penyakit diabetes bertambah buruk. Peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes dapat berisiko menimbulkan dampak pada kesehatan, seperti kelelahan, pusing, kerusakan saraf, gagal ginjal, penyakit jantung, masalah pada mata, lebih rentan terkena infeksi dan luka, bahkan kehilangan kesadaran.

Menurut American Heart Association, penderita diabetes berisiko 2-4 kali lebih besar untuk meninggal akibat penyakit jantung atau stroke. Ini bisa terjadi jika mereka tidak menjalani pola makan yang baik. Namun Anda tak perlu khawatir, berikut akan kami sajikan informasi makanan lezat yang aman dikonsumsi penderita diabetes.

Daftar Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Diabetes

1. Buah Acai Berry

Senyawa antidoksidan pada blueberry dan beberapa jenis buah “berry” sangat baik bagi tubuh. Semakin gelap warna kulit buah, semakin banyak kandungan zat antidioksidan yang bagus bagi kesehatan tubuh. Salah satu jenis tanaman berry yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah Acai Berry. Kandungan asam lemak omega 3 dan 6 pada Acai Berry dapat memperbaiki kerusakan sel akibat diabetes.

2. Minyak Zaitun

Salah satu penelitian di Spanyol yang diterbitkan di jurnal “Diabetes Care” menunjukkan bahwa diet ala Mediterania yang menyertakan minyak zaitun dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga hampir 50% dibandingkan diet rendah lemak. Diet dengan minyak zaitun mampu mencegah resistensi insulin, penimbunan lemak perut, dan penurunan adiponektin.

Minyak zaitun juga kaya antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, serta mencegah terjadinya penyakit jantung.

3. Yoghurt Tanpa Lemak

Yoghurt memberi manfaat secara signifikan untuk mengurangi risiko diabetes. Penelitian dari University of Cambridge bahkan menunjukkan bahwa konsumsi yogurt rendah lemak dapat menurunkan risiko terkena diabetes hingga 28% dibandingkan tidak memakannya sama sekali. Peneliti juga meyakini bahwa mikroba di dalam yogurt bermanfaat untuk mengurangi peradangan yang sering dialami penderita diabetes.

4. Ikan

Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang membantu meredakan peradangan. Banyak penelitian menunjukan bahwa mereka yang memiliki kadar asam lemak omega-3 tertinggi didalam darahnya akan mengalami inflamasi lebih rendah. Inflamasi dalam tingkat parah dapat memperburuk diabetes dan menyebabkan masalah berat badan.

5. Bayam

Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih dari satu porsi bayam dalam sehari dan sayuran berdaun hijau lainnya mengalami penurunan risiko dibetes hingga 14% dibandingkan mereka yang hanya makan ½ porsi per hari.

Pasalnya, sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin K serta mineral magnesium, folat, fosfor, potasium, dan seng. Bayam juga mengandung senyawa lutein, zeaxanthin, dan berbagai flavonoid lainnya.

6. Bawang Putih

Kandungan protein, vitamin A, B-1 pada bawang putih berfungsi sangat baik bagi penderita diabetes karena dapat menormalkan kadar gula dalam darah. Dalam sebuah penelitian ditemukan fakta jika 100 gram bawang putih memiliki kandungan air sebanyak 60% dan juga menghasilkan 122 kalori. Senyawa alisin pada bawang putih yang mengeluarkan bau menyengat saat dimemarkan bermanfaat untuk menguragi gejala diabetes.

7. Kayu manis

Kayu manis kaya akan kromium, mineral yang meningkatkan efek insulin. Kayu manis juga mengandung polifenol, antioksidan pelawan radikal bebas dan mampu menurunkan inflamasi, sehingga menjaga Anda dari diabetes dan penyakit jantung.

8. Oatmeal

Gandum utuh seperti oatmeal mengandung karbohidrat kompleks dan serat larut tinggi. Serat ini lebih lambat dicerna oleh tubuh sehingga kadar glukosa darah lebih terkontrol. Oatmeal juga kaya akan magnesim yang akan membantu tubuh dalam memanfaatkan glukosa dan mensekresi insulin dengan baik.

9. Coklat hitam

Cokelat hitam kaya akan flavanoid yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi resistensi insulin, mempercepat pengolahan glukosa darah, dan mengurangi keinginan untuk makan berlebih. Namun tidak semua coklat memiliki tingkat khasiat yang sama.

10. Brokoli

Brokoli mengandung senyawa sulforaphane yang mampu memperbaiki dan melindungi dinding pembuluh darah dari kerusakan kardiovaskular akibat diabetes. Sulforaphane juga memicu proses anti inflamasi, mengontrol kadar glukosa darah, meningkatkan mekanisme detoksifikasi alami dalam tubuh, serta meningkatkan produksi enzim yang mengendalikan senyawa kimia berbahaya penyebab kanker. Brokoli pun mengandung kromium yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh.

11. Ubi jalar

Ubi jalar mengandung antosianin yang merupakan pigmen alami yang memberinya warna oranye gelap. Senyawa yang termasuk antioksidan ini bermanfaat sebagai zat anti peradangan, anti viral, dan anti mikroba. Sebaiknya gunakan ubi jalar sebagai pengganti kentang karena memiliki indeks glukosa lebih rendah.

12. Kunyit

Kandungan curcumin dalam kunyit diyakini dapat mengatur metabolisme lemak dalam tubuh. Curcumin bekerja pada sel lemak, sel pankreas, sel ginjal, dan sel otot secara langsung dengan meredakan peradangan dan mencegah nekrosis tumor penyebab kanker dan interlukin-6. Para ahli meyakini bahwa kombinasi seluruh faktor ini membuat curcumin mampu mengatasi resistensi insulin, kolesterol dan kadar gula darah yang tinggi, serta gejala lain terkait obesitas.

Demikian diatas beberapa makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes. Sbeaiknya Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan buatan sendiri. Dengan begitu Anda bisa memantau bahan baku dan bahan tambahan apa saja yang akan digunakan dalam makanan untuk Anda konsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *