Jenis Makanan Pantangan Batu Ginjal

jenis-makanan-pantangan-batu-ginjal

Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang dapat memicu batu ginjal menjadi lebih parah, salah satunya adalah mengonsumsi makanan tertentu. Maka dari itu untuk menghindari resiko bahaya batu ginjal ada baiknya Anda mengetahui apa saja jenis makanan pantangan batu ginjal.

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu penyakit yang tergolong berbahaya. Karena jika terus dibiarkan kondisi batu ginjal yang ada justru malah dapat membesar dan lebih banyak. Kehadiran batu ginjal dalam tubuh Anda akan menyebabkan sejumlah keluhan, mulai dari rasa berkemih yang sulit diatasi karena efek tekanan dari batu.

Namun yang paling mengganggu ketika batu ginjal mulai bergesek dengan dinding ginjal, membentuk iritasi dan tukak pada area ini dan menimbulkan rasa nyeri pada area pinggang belakang dari skala ringan hingga berat. Kadang urin juga muncul bersama dengan darah akibat aliran darah dari tukak.

Itulah alasan mengapa Anda harus memperhatikan asupan harian Anda. Sebaiknya hindari makanan yang menjadi pantangan batu ginjal karena biasanya jenis makanan ini meningkatkan risiko Anda mengalami keluhan batu ginjal yang lebih berat.

Jenis Makanan Pantangan Batu Ginjal

  • Makanan yang mengandung oksalat

Makanan dengan kandungan serat yang kuat dengan kadar klorofil tinggi cenderung memiliki kadar oksalat yang tinggi. Kalsium oksalat ini termasuk dalam komponen yang membentuk batu ginjal. Ketika senyawa oksalat dari makanan Anda bercampur dengan kalsium dari dalam tubuh Anda, maka terbentuklah endapan kalsium oksalat yang berbahaya ini.

Makanan yang mengandung oksalat diantaranya bir hitam, teh hitam, produk dengan bahan utama coklatm kopi instan, semua produk kedelai, selai kacang, biji wijen, strawberry, gandum dan bayam.

  • Makanan mengandung kedelai

Ketika Anda sedang mengalami batu ginjal, kandungan oksalat dalam kedelai dan segala macam produk turunan dari kedelai seperti tempe, tahu dan susu kedelai justru bisa menjadi peningkat risiko batu ginjal. Oksalat bisa bertemu dengan kalsium dalam ginjal, membentuk endapan dan memicu peningkatan risiko pembentukan batu ginjal.

Menurut riset yang diterbitkan tahun 2009 dalam International Journal of Biological Sciences, dilaporkan hasil analisa efek dari makanan transgenik terhadap kesehatan tubuh dan menyimpulkan bahwa efek kebanyakan terkonsentrasi di ginjal dan fungsi hati. Dalam riset tersebut susu kedelai termasuk dalam kategori makanan transgenik.

  • Makanan yang mengandung garam tinggi

Garam adalah sebuah senyawa yang terdiri atas unsur natrium dan unsur klorin atau natrium klorida, natrium ini bisa memicu peningkatan produksi asam oksalat dan berarti itu meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Terlalu banyak garam juga akan membuat terjadinya penahanan air di dalam tubuh sehingga ginjal tidak akan dapat menghasilkan urin dalam jumlah yang cukup untuk dikeluarkan dan memicu pengendapan urin.

  • Konsumsi ikan sarden

Ikan sarden merupakan sumber protein tinggi, namun juga mengandung kadar purin yang tinggi dan bisa berpengaruh untuk asam urat Anda. Asam urat yang mengendap juga bisa berubah menjadi batu ginjal.

  • Asupan kalsium

Batas asupan kalsium maksimal adalah 800 mg/hari untuk pria dan 1.200 mg/hari untuk wanita. Namun batasan kalsium bisa berbeda-beda untuk masing-masing individu, tergantung dari beberapa faktor misalnya usia. Sumber makanan dan minuman yang mengandung kalsium tinggi yaitu, salmon, brokoli, tahu, almond dan susu kedelai.

  • Makanan yang mengandung pemanis buatan

Minuman/makanan yang mengandung pemanis buatan terkandung jumlah natrium yang sangat tinggi. Orang yang mengonsumsi banyak natrium akan semakin memperberat fungsi/kerja ginjal.

Selain itu pemanis buatan juga dapat membentuk asam yang kuat didalam darah.Peningkatan kadar asam ini akan meningkatkan pelepasan kalsium dari tulang dan kemudian meningkatkan pengendapan kalsium oksalat dalam darahmu.

  • Daging merah

Daging merah memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Sebagian besar kasus batu ginjal berasal dari pengendapan sisa residu metabolisme tubuh terhadap protein. dan protein dalam daging merah sendiri memaksa liver bekerja ekstra yang juga akan memberi efek terhadap ginjal yang sudah menurun fungsinya.

  • Minuman bersoda

Dalam Korean Journal of Urology tahun 2014 disampaikan adanya pengaruh negatif segala jenis minuman berkarbonasi terhadap kondisi batu ginjal. Ini karena di dalam minuman bersoda terdapat kandungan asam fosfor yang bisa memberi masalah pada sistem aliran urin, mempengaruhi peningkatan risiko terbentuknya batu ginjal dan bisa meningkatkan pula risiko gagal ginjal.

  • Minuman berkafein dan alkohol

Bahaya kafein dan alkohol tersebut karena jenis minuman ini stimulan yang bisa menyebabkan gangguan untuk sistem pembuluh darah dan menekan ginjal bekerja lebih berat.

Itulah beberapa jenis makanan pantangan batu ginjal yang harus Anda hindari. Mengkonsumsi air putih lebih banyak bagi penderita batu ginjal dapat membantu meluruhkan batu ginjal yang terbuang melalui air kencing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *