Mengenal Gejala Radang Usus Besar

gejala-radang-usus-besar

Mengenal Gejala Radang Usus Besar – Radang usus besar merupakan kondisi peradangan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Siapapun bisa terkena penyakit ini, terlebih bagi mereka yang memiliki pola hidup yang tidak sehat.

Usus besar merupakan salah satu organ yang memiliki peranan penting bagi tubuh. Fungsinya yaitu untuk menyerap makanan, mengeluarkan sampah makanan dan mengatur metabolisme pada tubuh manusia. Mengingat fungsinya yang sangat penting, maka usus rentan mengalami gangguan dan dapat tidak berfungsi dengan baik lagi.

Radang usus biasanya menyerang orang dengan usia 15-30 tahun, karena kekebalan tubuh pada usia ini sangatlah rentan terkena penyakit. Adapun faktor resiko lainnya yaitu faktor keturunan dan kebiasaan/pola hidup yang tidak sehat.

Gejala Radang Usus Besar

  • Diare

Kondisi peradangan yang dialami pada mukosa usus besar akan merangsang untuk selalu mengosongkan isinya secara berkala, hal inilah yang menyebabkan diare. Diare juga dapat terjadi akibat setiap bagian usus yang tidak dapat bekerja dengan normal dalam menghaluskan makanan.

  • Adanya benjolan di perut

Benjolan ini ditimbulkan karena luka yang ada di usus Anda. Bahkan terkadang luka usus ini ditandai dengan perut yang buncit. Hal ini akibat adanya banyak makanan yang dikonsumsi tidak bermanfaat untuk tubuh dan hanya didiamkan di dalam usus saja.

  • Mual dan muntah

Mual ini terjadi karena kondisi perut yang abnormal mengatasi usus yang tidak mampu bekerja dengan baik itu, yang mengakibatkan adanya dorongan dari perut untuk mengembalikan apa yang sudah masuk kedalam mulut dan menyebabkan rasa mual bahkan hingga muntah.

  • Keinginan yang tidak tertahankan untuk BAB dan disertai keluarnya darah

Jika radang usus sudah kronis dapat menyebabkan darah keluar saat sedang buang air besar. Darah-darah ini didapatkan karena ada bagian dalam pencernaan yang mengalami luka

  • Berkurangnya nafsu makan

Jika usus mengalami peradangan dan tidak dapat menghaluskan makanan dengan baik, bukan tidak mungkin bila usus mendorong stimulus untuk merasakan tidak nafsu makan pada penderita.

  • Berat badan menurun

Akibat berkurangnya nafsu makan, maka tubuh akan kekurangan nutrisi dan gizi. Kondisi inilah yang akan membuat badan menjadi lemah dan berat badan menurun secara drastis.

  • Kram pada perut

ketika sedang melakukan proses pencernaan usus mati-matian bekerja untuk menghaluskan makanan, hal tersebut tentu akan menjadi beban berat untuk usus, jika usus tidak kuat maka usus akan memberikan respon penolakan terhadap diri dengan cara merasakan kram pada perut.

Itulah beberapa gejala radang usus besar yang umumnya terjadi.

Penyebab Radang Usus Besar

Pola makan dan tingkat stres seseorang bisa meningkatkan risiko seseorang menderita radang usus, tapi keduanya bukanlah menjadi penyebab utama. Yang diketahui adalah malafungsi sistem kekebalan tubuh menyebabkan peradangan. Namun belum diketahui apa penyebab kekeliruan sistem imun tubuh.

Hal-hal berikut ini juga bisa menjadi faktor pemicu radang usus besar atau malah membuat gejalanya memburuk, diantaranya :

  1. Kebanyakan makan makanan tinggi protein, seperti daging dan ikan. Hal ini dapat menyebabkan keracunan sel dan luka pada usus.
  2. Merokok. Perokok berisiko lebih tinggi terkena radang usus besar dibanding bukan perokok dan mantan perokok
  3. Sistem kekebalan tubuh lemah
  4. Keturunan, orang dengan anggota keluarga yang memiliki kondisi ini sering memiliki penyakit radang usus.

Jika Anda mengalami gejala dan masalah pada usus yang mengganggu kegiatan Anda sehari-hari, maka sebaiknya Anda segera menemui dokter. Meskipun kondisi ini biasanya tidak menyebabkan kematian dan dapat disembuhkan, membiarkan kondisi ini tanpa mengobatinya dapat berakibat fatal.

Jika tidak diobati, radang usus dapat mengganggu pencernaan, menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap sari-sari makanan. Selain itu, radang usus juga dapat menyebabkan penyakit di luar sistem pencernaan, seperti kehilangan darah (yang dapat menyebabkan anemia), radang sendi, batu ginjal, batu empedu atau pelemahan tulang.

Tidak semua radang usus dapat dicegah. Namun secara umum, untuk menurunkan risiko terkena radang usus, sebaiknya lakukan hal berikut:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah makan.
  • Memilih makanan dan minuman yang terjaga kebersihannya.
  • Hindari merokok dan berada di lingkungan asap rokok.
  • Bila memiliki gangguan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes, kelola dengan baik kondisi tubuh Anda agar tekanan darah, kolesterol, dan gula darah terkontrol.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *