Gejala Cacar Air Pada Balita

gejala-cacar-air-pada-balita

Anak-anak atau balita umumnya memang rentan terserang penyakit, termasuk penyakit cacar air. Meskipun tidak diinginkan, namun hal itu wajar terjadi. Perlunya pengetahuan tentang gejala cacar air pada balita adalah hal penting, agar Anda para orangtua dapat melakukan penanganan dan perawatan sedini mungkin.

Seperti yang telah diketahui penyakit cacar air atau yang dikenal juga dengan nama varicella adalah penyakit yang mudah menular. 90% kasus varisela umumnya terjadi pada anak dibawah umur 10 tahun dan terbanyak pada umur 5-9 tahun.

Dilansir dari halosehat.com, menurut Hingky yang merupakan dokter spesialis anak pada RSU Dr. Cipto Mangun Kusumo di Jakarta, penyakit cacar air ini potensial terjadi pada musim pergantian dari kemarau menuju musim hujan ataupun sebaliknya. Karena musim seperti ini memiliki kelembaban udara yang tinggi hingga memungkinkan virus dapat berkembang biak.

Gejala Cacar Air Pada Balita

  1. Bintik bintik kecil kemerahan tang perlahan dapat menebal dan berisi cairan
  2. Setelah 1-2 hari, bintik tersebut mengering, mengelupas dan menjadi koreng
  3. Kumpulan cacar baru akan muncul setelah 4-5 hari setelahnya
  4. Ruam yang muncul biasanya dimulai dari area sekitar kepala dan punggung, kemudian menyebar ke seluruh tubuh setelah 1-2 hari
  5. Demam dan menggigil
  6. Hilangnya nafsu makan, sakit kepala, flu ringan hingga tubuh terasa lemas.

Nah, jika Anda para orangtua mendapati gejala pada sang buah hati, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat dan cepat.

Cacar air tidak akan meninggalkan bekas luka yang permanen, kecuali jika bintil cacar air terinfeksi dengan impetigo atau anak Anda terus menerus menggaruk bentolnya. Namun, bekas luka cacar air ini membutuhkan waktru setidaknya 6-12 bulan sampai benar-benar hilang.

Cacar air pada balita memang sangat mengganggu, bahkan hal yang paling menyulitkan adalah jika cacar air tersebut mengenai daerah di sekitar mulut anak. Sebab akan mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam makan hingga akhirnya daya tahan anak akan melemah bahkan memudahkan penyakit lain untuk berdatangan.

Penyakit ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Biasanya dengan tidak menggaruk bagian yang gatal, akan mempercepat proses penyembuhannya secara alami. Akan tetapi tak menutup kemungkinan cacar air ini bisa menyerang secara berulang ketika anak mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Pada umumnya cacar air pada anak akan sembuh dalam waktu seminggu. Namun, tak menutup kemungkinan penyakit ini juga dapat sembuh lebih dari seminggu. Jika kekebalan tubuh anak kurang baik, bisa jadi penyakit ini akan sembuh saat menginjak hari ke-20.

Cacar air dapat dicegah dengan proses vaksinasi. Ini merupakan langkah efektif untuk mencegah cacar air dan komplikasinya. Di Indonesia sendiri cacar air tidak termasuk dalam daftar imunisasi wajib untuk anak, tapi tetap dianjurkan.

Langkah pencegahan selanjutnya adalah dengan mengisolasi penderita cacar air dari tempat umum seperti sekolah. Hal ini untuk mencegah agar orang terdekat atau orang lain tidak tertular.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *