Bahaya Penyakit Amandel Pada Anak

Penyakit amandel umumnya dapat terjadi pada siapa saja, namun anak-anak lah yang biasanya rentan terkena penyakit ini.  Bahaya penyakit amandel pada anak ini dapat terjadi jika kondisi amandel yang ada dibiarkan begitu saja tanpa melakukan pengobatan apapun.

bahaya-penyakit-amandel-pada-anak

Mengapa anak-anak rentan terkena amandel? Hal ini karena daya tahan tubuh mereka yang belum cukup stabil/kuat dibandingkan mereka yang berusia dewasa. Amandel adalah jaringan kelenjar getah bening (limfoid) yang terlihat menonjol pada sisi kiri dan kanan pada pangkal tenggorokan.

Amandel memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Fungsi amandel adalah menghasilkan antibodi untuk melawan kuman-kuman penyakit. Pada anak amandel memiliki peran yang cukup besar sebagai bagian paling depan dalam melawan kuman penyakit yang masuk melalui mulut.

Penyebab utama penyakit amandel pada anak adalah infeksi bakteri atau virus. Sekitar 10-30% penyakit amandel pad anak disebabkan oleh infeksi bakteri sedangkan sebagian lainnya disebabkan oleh virus.

Bakteri yang paling sering menyebabkan tonsilitis adalah streptococcus, sementara beberapa virus diantaranya :

  • Virus influenza
  • Adenovirus
  • Virus Parainfluenza
  • Enterovirus
  • Virus Epstein-Barr

Ukuran amandel setiap anak berbeda-beda. Membesarnya amandel bisa terjadi sebagai tanda adanya infeksi, namun pada anak yang lain mungkin saja amandel yang besar itu memang sudah ukuran alaminya. Untuk mengetahui apakah amandel bengkak itu karena infeksi atau bukan , Anda bisa memperhatikan beberapa gejala yang muncul.

Diantaranya yaitu mengalami sakit tenggorokan lebih dari 48 jam, tenggorokan meradang sehingga berwarna kemerahan, pembengkakan dibawah rahang dan leher, sulit menelan dan suara serak, dan mengalami demam.

Bahaya Penyakit Amandel Pada Anak Jika Tidak Segera Diobati

  • Nafsu Makan Anak Berkurang

Kondisi amandel akan terasa menyakitkan dan tidak nyaman. Bahkan untuk menelan ludah saja akan terasa nyeri apalagi makan dan minum. Tidak jarang anak-anak yang menderita amandel akan merasa tidak nafsu untuk makan atau bahkan pola makan menjadi tidak teratur.

  • Kekurangan Gizi

Akibat nafsu makannya yang kurang, dampak buruknya yaitu tubuh akan kekurangan nutrisi. Jika asupan gizi kurang maka akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh anak menurun. Kondisi ini akan sangat berbahaya karena peradangan amandel akan semakin membesar.

  • Menurunnya Pasokan Oksigen

Radang amandel yang semakin menerima serangan bakteri dan virus akan membuat tonsil semakin membesar, kondisi ini disebut hypertrofi. Pembesaran tonsil ini akan membuang ruang pernafasan akan semakin menyempit, dampaknya adalah suplai oksigen didalam tubuh akan semakin sedikit.

  • Menurunnya Daya Konsentrasi Anak

Sedikitnya suplai oksigen didalam tubuh yang kemudian akan diikat oleh darah untuk disalurkan ke dalam otak akan membuat fungsi otak bisa menurun. Otak sangat membutuhkan suplai oksigen untuk tetap berfungsi dengan baik, nah jika pasokan oksigen berkurang maka akan mengurangi daya konsentrasi dan daya ingat anak.

  • Komplikasi Saluram THT

Jika radang amandel semakin kronis, artinya kondisi yang ada sudah semakin membesar dan bahkan hampir menyusut bahkan hampir menyumbat sistem pernafasan, maka akan berpotensi terjadinya komplikasi pada saluran THT lainnya. Jika sudah seperti itu maka diperlukan tindakan medis dengan secepat mungkin.

Itulah berapa bahaya penyakit amandel pada anak. Untuk menghindari beberapa bahaya tersebut sebaiknya lakukan pencegahan penyakit amandel sedini mungkin. Berikut beberapa tips mencegah penyakit amandel pada anak, yaitu :

  1. Biasakan untuk mencuci tangan pada anak, karena rata-rata sumber infeksi disebabkan oleh bakteri atau virus yang menempel pada tangan dan kemudian menyerang ke saluran pernafasan secara tidak sengaja.
  2. Biasakan pada anak untuk menggunakan masker ketika mereka sedang tidak enak badan atau masuk ke lingkungan dengan udara yang tidak bersih
  3. Menjaga kebersihan semua alat yang sering bersentuhan dengan mulut dan gigi dan gunakan peralatan tersebut secara pribadi/tidak digunakan oleh orang lain
  4. Biasakan pada anak untuk menjauhi semua orang dewasa yang merokok
  5. Hindari terlalu mengonsumsi minuman dingin
  6. Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet, makananj yang digoerng dan snack
  7. Selalu tinggal dalam lingkungan yang bersih, sehat dan tidak lembab.

Sebagai orangtua yang bijak pastinya Anda akan selalu berupaya menjaga anak dari berbagai serangan penyakit. Untuk itu Anda bisa melakukan upaya pencegahan amandel diatas agar anak Anda tidak mudah terserang penyakit amandel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *