Cara Yang Benar Merawat Lambung Luka

cara-yang-benar-merawat-lambung-luka

Menjaga kesehatan lambung adalah hal penting yang harus dilakukan. Terlebih jika lambung mengalami gangguan, salah satunya luka lambung, maka kondisi ini harus benar-benar diatasi dan dirawat agar luka tidak bertambah parah. Lalu bagaimana cara yang benar merawat lambung luka tersebut?

Luka lambung atau yang lebih dikenal dengan tukak lambung adalah salah satu kondisi akibat terkikisnya lapisan dindng lambung. Dinding lambung biasanya dilapisi dengan selaput yang melindunginya dari asam lambung. Namun ketika selaput ini menipis dan kadar asam lambung meningkat maka memicu terjadinya luka lambung.

Penyebab umumnya adalah akibat dari infeksi bakteri Helicobacter pylori atau penggunaan obat anti inflamasi non steroid. Faktor lainnya adalah konsumsi makanan yang kurang sehat serta gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, soda, dan kafein serta kecanduan obat narkotika.

Pada awalnya penderita luka lambung akan mengalami rasa perih yang menganggu di area sekitar perut dan usus yang kemudian akan menyebar ke area kerongkongan. Rasa perih yang dialami sering muncul di malam hari ketika asam lambung yang diproduksi tubuh lebih banyak dan mengenai luka.

Nah, untuk menghindari dari gejala luka lambung yang menyakitkan tersebut. Ada baiknya Anda mengetahui bagaimana cara merawat luka lambung agar gejala yang ada tidak sering kambuh dan kondisi luka semakin membaik.

Cara Yang Benar Merawat Lambung Luka

  • Mengonsumsi Makanan Yang Mengandung Antioksidan

Anda diwajibkan selektif dalam memilih makanan, karena jika sembarang memilih makanan maka dapat membuat radikal bebas turut masuk ke lambung. Radikal bebas ini bersifat memecah lapisan pelindung lambung dan membuat kondisi luka lambung memburuk. Maka dari itu konsumsilah makanan yang mengandung antoksidan tinggi seperti teh hijau, kacang-kacangan, coklat, aneka jenis buah beri, jus anggur, delima, dan tomat.

  • Mengonsumsi Makanan Dengan Kandungan Flavonoid

Flavonoid berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab luka lambung. Anda bisa mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung falvonoid seperti jenis berry, teh, brokoli dan kedelai.

  • Mengonsumsi Buah Pisang

Pisang memang tidak dapat menghilangkan luka lambung yang sudah ada, namun setidaknya buah ini dapat melindungi lapisan perut sehingga dapat meringankan gejala luka lambung.

  • Mengatur Porsi Makan Dengan Baik

Mengatur pola makan dengan porsi yang baik tentunya akan membantu kesehatan lambung. Porsi makananan yang tidak kurang atau berlebihan akan membantu kinerja lambung Anda.

  • Mengonsumsi Madu Murni

Madu adalah antibiotik alami yang bersifat antibakteri H.pylori yang menyebabkan luka lambung. Beberapa sendok madu tiap hari sudah cukup membantu memulihkan kondisi luka lambung Anda.

  • Mengonsumsi Akar Manis (Licorice)

Akar manis (licorice) juga bisa dimanfaatkan untuk melawan bakteri H.pylori. Akar ini diambil ekstraknya kemudian dikonsumsi untuk membantu menyembuhkan luka lambung. Namun Anda perlu berkonsutasi dulu dengan dokter untuk menghindari efek samping yang mungkin membahayakan.

  • Hindari Makanan Pedas Dan Berlemak

Makanan pedas yang bersifat panas dapat memperburuk keadaan Anda ketika makanan tersebut mengenai luka lambung Anda. Meskipun tidak menghasilkan efek yang signifikan namun dapat menyebabkan rasa perih yang menyiksa. Sedangkan makanan dengan kandungan tinggi lemak akan sulit dicerna dan memaksa tubuh Anda memproduksi asam lambung yang lebih banyak sehingga menyebabkan semakin buruknya luka lambung yang dialami.

Baca Juga : Cara Menyembuhkan Asam Lambung Dengan Kunyit

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat luka lambung yang Anda alami. Namun perlu Anda perhatikan meskipun sudah berupaya merawat luka lambung dengan cara diatas, Anda juga harus tetap rajin mengontrol perkembangan luka lambung dengan rutin memeriksakan ke dokter.

Mulailah terapkan pola hidup sehat dan jauhi makanan serta minuman yang justru malah merusak sistem pencernaan. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? Untuk itu cegahlah sedini mungkin sebelum terlambat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *