Menghadapi Kelelahan Akibat Anemia

Mudah lelah adalah gejala paling umum dari penyakit anemia, kondisi ini tentu akan membuat penderitanya merasa terhambat ketika harus melakukan berbagai akitivitas. Lalu adakah cara mudah menghadapi kelelahan akibat anemia yang bisa penderita lakukan?

menghadapi-kelelahan-akibat-anemia

Penyakit anemia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika darah tidak memiliki sel-sel darah merah atau hemoglobin yang cukup. Hemoglobin adalah bagian utama dari sel darah merah yang berfungsi untuk mengikat oksigen. Jika seseorang memiliki terlalu sedikit sel-sel darah merah dan berbentuk tidak normal, maka sel-sel dalam tubuh tidak akan mendapatkan cukup oksigen.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan Anda terkena penyakit anemia adalah :

  • Wanita usia produktif (ketika masih mengalami menstruasi) sangat rentan terhadap anemia karena kehilangan darah dari menstruasi serta tuntutan pasokan darah yang meningkat selama kehamilan. Menstruasi yang terlalu deras selama berhari-hari juga menjadi faktor penyebab anemia.
  • Orang lanjut usia juga mungkin memiliki resiko lebih besar terkena anemia karena pola makan yang buruk dan kondisi medis lainnya.
  • Faktor keturunan
  • Kondisi kronis. Misalnya, jika Anda memiliki kanker, ginjal atau gagal hati, atau kondisi kronis lain, Anda mungkin berisiko anemia karena penyakit kronis. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan sel darah merah. Kehilangan darah kronis dan perlahan-lahan dari luka lambung atau sumber lain dalam tubuh Anda dapat menguras cadangan zat besi dari tubuh Anda, yang menyebabkan anemia defisiensi zat besi.
  • Pola makan kurang vitamin tertentu. Makan makanan yang rendah zat besi, vitamin B-12, dan folat secara menerus meningkatkan risiko anemia.

Anda mungkin tidak memiliki gejala jika mengalami anemia ringan. Jika masalah berkembang perlahan-lahan, gejala yang terjadi pertama mungkin meliputi merasa mudah marah, mudah lelah, sakit kepala dan masalah konsentrasi. Jika anemia semakin memburuk, gejala mungkin termasuk:

  1. Warna biru hingga putih pada mata
  2. Keinginan untuk makan es batu, tanah, atau hal-hal lain yang bukan makanan (disebut juga ‘pica’)
  3. Pusing ketika Anda berdiri
  4. Kuku rapuh dan warna kulit pucat
  5. Sesak nafas

Gejala yang paling umum dari anemia adalah kelelahan. Salah satu studi baru-baru ini melaporkan bahwa lebih dari 90 persen pasien dengan MDS mengalami kelelahan yang berlebihan. Kelelahan yang dialami pasien berupa rasa terus-menerus dari kelelahan fisik, emosional, dan/atau kognitif atau kelelahan yang tidak berhubungan dengan aktivitas terbaru dan yang mengganggu kemampuan untuk berfungsi secara normal. Penyebab kelelahan ini sendiri diduga akibat sekresi abnormal zat yang merusk metabolisme atau mempengaruhi fungsi otot normla.

Jika Anda mengalami gejala diatas sebaiknya lakukan penanganan sedini mungkin. Penentuan cara menyembuhkan anemia diambil berdasarkan dengan penyebab mendasari anemia tersebut. Ketika kadar hemoglobin <7 gram/dl, maka dokter akan menyarankan untuk dilakukan transfusi. Karena penyebab terbanyak dari anemia adalah kekurangan zat besi, maka sangat disarankan untuk mengonsumsi makan makanan yang banyak mengandung zat besi.

Disamping melakukan pengobatan, ada baiknya Anda melakukan berapa tips mengahadapi kelelahan akibat anemia agar aktivitas Anda tidak terganggu ataupun terhambat.

Tips Menghadapi Kelelahan Akibat Anemia Dengan Mudah

  1. Menghemat energi Anda. Sebaiknya pahami pola harian dan mingguan Anda serta buatlah daftar rutinitas yang akan dilakukan dengan membagi waktu dan energi secara cermat.
  2. Menghindari alkohol dan makan berlebihan. Hindari makanan manis, serta konsumsi cukup protein, lemak dan serat setiap kali makan.
  3. Miliki jalan keluar atau rencana cadangan. Ketika Anda menghadiri suatu kegiatan atau pertemuan, pastikan untuk memiliki rencana yang akan memungkinkan Anda untuk meninggalkan acara tersebut dengan mudah dan cepat jika Anda menjadi terlalu lelah.
  4. Pertimbangkan untuk memulai program latihan. Jangan pernah memulai program latihan tanpa periksa dengan dokter Anda terlebih dahulu. Pastikan untuk merencanakan latihan Anda ketika Anda merasa paling baik, misalnya, pada pagi hari jika Anda lebih lelah di sore hari.
  5. Dapatkan istirahat yang cukup. Cobalah untuk menghindari tidur siang panjang yang dapat membuat Anda merasa grogi di tengah hari dan mungkin membuat lebih sulit untuk tertidur di malam hari.
  6. Makanlah secara teratur dengan memperhatikan kualita makanan yang kita konsumsi. Hindari makanan berat dan jangan sampai kita melewati waktu makan tanpa makan.
  7. Rajin berolahraga. Untuk mengurangi atau meminimalisir kelelahanyang kita alami kita dapat elakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang.
  8. Perbanyaklah minum air putih. Kita dianjurkan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas dalam sehari.
  9. Menjaga Keseimbangan berat badan. Jika anda termasuk orang yang kelebihan berat badan, sebaiknya Anda membuat program penurunan berat badan Anda. Hal ini akan membantu mengurangi kelelahan yang Anda alami.
  10. Kurangi stres dan depresi. Kita bisa membuat kegiatan yang bisa membuat hidup kita lebih santai. Hal itu bisa berupa rekreasi, camping dan kegiatan kegiatan menghibur lainnya.

Demikian beberapa tips menghadapi kelelahan akibat anemia yang bisa Anda lakukan dengan mudah.  Semoga bermanfaat!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *