Diare Berkepanjangan Pada Anak

Diare berkepanjangan pada anak memang perlu diwaspadai. Bagaimana tidak ketika anak Anda mengalami diare dia akan merasa sangat tersiksa, belum lagi harus bolak-balik ke kamar mandi bahkan tubuh akan menjadi sangat lemas akibat cairan dalam tubuh anak banyak yang terbuang.

diare-berkepanjangan-pada-anak

Diare adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri, parasit dan virus yang masuk kedalam sistem pencernaaan. Biasanya jenis bakteri yang menyebabkan diare tersebut seperti campylobacter, salmonella, shigella dan e,coli yang masuk ke dalam perut lewat makanan, sehingga mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan dan menyebabkan diare.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Depatemen Kesehatan RI pada tahun 2007, diare menduduki peringat ke-13 sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangakan berdasarkan kategori penyakit menular, diare menduduki urutan ketiga penyebab kematian setelah pneumonia dan TBC. Dari data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare adalah balita/anak-anak dengan prevalensi sebesar 16,7%.

Berikut ini adalah penyebab diare berkepanjangan pada anak yang harus diwaspadai :

  • Keracunan Makanan

Keracunan makanan ini bisa disebabkan oleh mengkonsumsi makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa, bisa jga dikarenakan mengkonsumsi makanan yang bahan bahannya berbahaya sehingga membuat organ perencaan menjadi peradangan. Saat terjadi peradangan, diare bisa muncul dan terjadi.

  • Jarang Cuci Tangan

Cuci tangan tidak hanya berguna untuk mencegah diare saja, namun cuci tangan juga bisa digunakan untuk mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Oleh sebab itu bagi ibu yang memiliki anak dan bayi usahakan untuk selalu menerapkan kebiasaan cuci tangan kepada anak dan bayi yang dimilikinya. Biasakan pula sebelum makan anak anak mencuci tangannya agar kuman maupun bakteri tidak masuk ke dalam tubuh. Kebiasaan baik yang diterapkan sejak masih dalam masa kanak kanak akan dibawa sampai nanti dewasa.

  • Obat-obatan

Salah satu obat obatan yang bisa menyebabkan anak menjadi diare adalah obat kimia seperti antibiotik. Antibiotik merupakan obat yang menjadi pro dan kontra dikarenakan manfaatnya sebanding dengan efek sampingnya. Oleh sebab itu bagi orangtua yang memiliki anak dan bayi, sebaiknya bijak dalam menggunakan antibiotik ini.

  • Masuk Angin dan Kembung

Masuk angin dan kembung bisa jadi anak tersebut terlalu banyak bermain air, kedinginan atau terlalu lama di dalam ruangan yang berhawa dingin. Anak yang masuk angin akan memiliki bab yang encer dan frekuensi bab terlalu sering.

  • Mengonsumsi Makanan Asam

Makanan yang asam itu akan memancing refluks asam sehingga perut akan terasa perih.Kandungan citrus yang ada pada buah asam akan membuat organ pencernaan terganggu jika dikonsumsi secara berlebihan. Wujud dari terganggunya organ pencernaan yang terganggu adalah munculnya diare dan rasa mulas yang berlebihan.

  • Mengkonsumsi Makanan Pedas

Anak yang mengkonsumsi makanan pedas, usus dan lambunnya akan teriritasi sehingga diare akan muncul.

  • Alergi

Hal yang menyebabkan anak diare lainnya adalah anak mengalami alergi terhadap makanan. Mengetahui alergi ini bisa terlihat dari awal pertama MPASI. Waktu pertama MPASI, bayi harus dikenalkan dengan makanan tunggal sampai 2 minggu lamanya. Barulah setelah 2 minggu dan tidak ada alergi, orangtua bisa mencampurkan berbagai jenis makanan untuk MPASI bayi.

Diare yang sudah cukup lama dan menjadi bekepanjangan pada anak, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter ahli, karena khawatir ada penyakit lain yang menyerang organ pencernaannya. Cara menyembuhkan diare berkepanjangan tentunya dapat dilakukan setelah kita mengetahui apakah jenis diare yang dialami. Jika menunjukan gejala diare hingga 2 minggu lebih, maka diare ini termasuk pada diare kronis yang sebaiknya harus mendapatkan penanganan dengan cepat. Namun, jika gejala diarenya hanya terjadi selama kurun waktu kurang dari 1 minggu, biasanya termasuk jenis diare akut (ringan).

Agar anak tidak terkena diare dan juga komplikasinya, sebaiknya orangtua tahu bagaimana caranya mencegah diare pada anak. Berikut diantaranya :

  • Menjaga kebersihan alat makan
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Sterilkan mainan anak
  • Biasakan cuci tangan

Mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati, oleh sebab itu lakukanlah beberapa tindakan pencegahan diatas agar anak bisa terhindar dari diare.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *