Penyebab Radang Pleura

Mengetahui penyebab radang pleura adalah hal penting dan menjadi tahapan awal untuk dapat membantu menghindari munculnya penyakit ini. Penyakit ini seringkali disebut dengan radang selaput dada.

penyebab-radang-pleura

Pleura sendiri merupakan selaput yang menempel dibagian paru-paru dan tulang rusuk yang fungsinya adalah untuk memisahkan kedua organ ini. Kedua lembaran selaput pada pleura dilengkapi oleh lapisan cairan yang membantu mengurangi gesekan pada saat kita bernapas. Ketika peradangan terjadi, lapisan cairan tersebut akan menjadi lengket dan permukaan selaput pleura menjadi kasar, sehingga akan timbul perasaan nyeri sewaktu si penderita bernapas.

Penyakit ini tergolong berbahaya. Sayangnya, masyarakat Indonesia kurang menyadari pentingnya menjaga kesehatan paru-paru. Data yang diperoleh WHO pada tahun 2016 menyebutkan bahwa masyarakat asia sangat rentan terkena penyakit paru-paru terutama bagi mereka yang tinggal di negara tropis. Fakta lain menyebutkan, sedikitnya 1 dari 15 orang yang memiliki gangguan pada paru-paru, menderita pleuritis.

Penyebab Radang Pleura

Penyebab radang pleura yang utama adalah infeksi virus dari suatu penyakit yang telah diderita sebelumnya yang menyebar ke pleura. Beberapa jenis virus tersebut di antaranya adalah virus influenza sebagai penyebab sakit flu, virus parainfluenza sebagai penyebab croup (laringotrakeobronkitis) pada anak, virus Epstein-Barr sebagai penyebab demam kelenjar (glandular fever), dan Cytomegalovirus (CMV) yang dapat menular melalui cairan tubuh.

Selain virus, bakteri juga dapat menyerang pleura, salah satunya adalah bakteri Streptococcus yang sering menyebabkan pneumonia, infeksi kulit selulitis, serta impetigo. Bakteri lainnya adalah Staphylococcus yang biasa ditemukan dalam kasus sepsis, keracunan makanan, atau infeksi kulit.

Meski pleuritis dapat mempengaruhi semua orang dalam segala umur, akan tetapi kondisi ini akan lebih rentan menyerang orang-orang manula yang berusia 65 tahun keatas. Seseorang dalam kelompok usia ini akan lebih rentan terkena infeksi bagian dada.

Gejala dari penyakit ini, umumnya diklasifikasikan lebih lanjut sebagai tahap awal dan tahapan yang parah, tergantung pada intensitas kondisinya sendiri.

Gejala Pada Tahapan Awal :

  • Sakit dada – Dapat diarasakan ketika si penderita mencoba mengambil nafas dalam, rasa sakit umumnya didahului dengan muncul rasa terbakar di bagian paru,
  • Batuk kering – Diikuti dengan sesak nafas dan kadang disertai dengan dahak atau darah yang keluar.
  • Demam – Diikuti dengan kurang nafsu makan dan penurunan berat badan.

Gejala Pada Tahapan yang Lebih Parah :

  • Sesak dibagian dada yang diikuti perasaa nyeri
  • Demam yang tinggi dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama
  • Denyut jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya
  • Perasaan mudah lelah

Setelah mengetahui beberapa gejala diatas, maka penting sekali untuk si penderita dapat segera menghubungi dokter guna memeriksakan kondisinya lebih lanjut.

Pemeriksaan oleh dokter, tentu akan menghasilkan diagnosis yang tepat sehingga cara menyembuhkan radang pleura yang lebih cepat bisa segera didapatkan, terutama bila si penderita sudah mulai mengalami rasa sakit yang berlebihan dan merasakan mual atau mengalami batuk disertai dengan darah.

Semoga artikel ini bermanfaat!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *