Bahaya Udang Untuk Penderita Hipertensi

Penderita hipertensi sebaiknya menjaga asupan dan pola makannya, dan sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang menganduk lemak tinggi seperi udang. Ternyata udang tidak baik bagi tekanan darah tinggi lho. Lalu apa bahaya udang untuk penderita hipertensi?

bahaya-udang-untuk-penderita-hipertensi

Hampir semua orang dapat terkena penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHG. Sedangkan kondisi tekanan darah normal adalah berkisar dia angka 120/80 mmHG.

Setelah tekanan darah tinggi terjadi bagian tubuh lainnya mulai mengalami gangguan. Hipertensi memaksa otot jantung bekerja lebih keras untuk mendorong darah melalui arteri yang menyebabkan otot jantung itu sendiri menebal. Otot-otot jantung yang menebal dapat membuat jantung lebih sulit untuk memompa darah, jika beban ini menjadi terlalu banyak untuk jantung, maka jantung akan mengalami kegagalan.

Hipertensi yang tidak terdiagnosis sering menampilkan gejala yang tidak terlihat. Satu-satunya cara untuk menentukan secara yakin adanya hipertensi adalah melalui tes tekanan darah secara teratur. Berikut ini adalah beberapa gejala yang mungkin terjadi yaitu :

  • Sakit kepala yang parah
  • Kelelahan atau kebingungan
  • Masalah dalam penglihatan
  • Nyeri didaerah dada
  • Sulit bernafas
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Berdebar di bagian dada, leher, atau telinga

Penyebab hipertensi ini adalah akibat dari pola hidup yang tidak sehat dan dilakukan secara terus menerus dalam jangka panjang. Untuk itu sebaiknya penderita melakukan olahraga secara teratur agar tekanan darah selalu dalam keadaan normal. Satu hal yang tidak boleh terlewat yaitu menjaga pola makan yang sehat. Salah satu pantangan makanan yang harus dihindari yaitu mengonsumsi udang.

Bahaya Udang Untuk Penderita Hipertensi

1. Menyempitkan pembuluh darah

Produk laut terdiri dari dua jenis yakni yang memiliki kolesterol namun tidak mempunyai kandungan omega 3 dan ikan yang tidak mempunyai kandungan kolesterol namun dilengkapi adanya kandungan omega 3.

Udang termasuk jenis produk laut yang memiliki kandungan kolesterol, sehingga jika dikonsumsi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Pembuluh darah yang menyempit inilah yang akan membuat tekanan darah semakin tinggi. Selain udang ada juga beberapa jenis produk lain yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diantaranya yaitu udang jerbung, lobster, udang windu, rebon, kepiting, cumi-cumi, kerang, dan rajungan.

2. Menyebabkan alergi

Udang dan kerang termasuk kedalam golongan crustacea dan pada umumnya dikategorikan sebagai produk laut bukan ikan laut. Udang dapat membuat alergi pada penderita hipertensi.

3. Menimbulkan komplikasi penyakit

Penderita hipertensi harus menghindari beberapa jenis ikan laut yang telah dijelaskan sebelumnya untuk dikonsumsi karena mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi yang akan membuat tubuh kesulitan untuk mengolahnya. Lemak tersebut akan terakumulasi didalam tubuh yang akan menyebabkan terjadinya penyumbatan. Hal ini tentunya akan mendatangkan resiko komplikasi penyakit lain yang lebih berbahaya, seperti stroke, asam urat, jantung koroner dan vertigo.

Meskipun udang ini sangat tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi, namun udang juga bisa dikonsumsi dengan ketentuan memilih jenis udang dan mengonsumsi dalam jumlah cukup.

Menjalani gaya hidup sehat dan melakukan pengobatan bisa menjadi langkah efektif cara menyembuhkan hipertensi. Perubahan gaya hidup positif seperti diet seimbang dengan rendah garam, olahraga, tidak merokok dan tidak minum alkohol serta menjaga berat badan tetap ideal dapat banyak membantu menurunkan tekanan darah agar normal selalu, sekaligus menekan resiko terhadap bahaya komplikasi penyakit lain.

Pengobatan alami seperti bernafas dalam perut, relaksaki otot dapat membantu menghilangkan stress yang mungkin muncul akibat hipertensi. Jadi belajarlah memilah dan memilih prioritas hidup dan menjauhi diri dari pemicu stress sebagai upaya dampingan yang sama penting dalam mengelola tekanan darah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *