Makanan Penurun Asam Urat

Mengonsumsi makanan penurun asam urat bagi penderitanya sangatlah penting. Hal ini bertujuan untuk membantu menormalkan kembali kadar asam urat dalam tubuh. Mengingat asam urat kerap menjadi keluhan, terutama bagi orangtua atau lansia, maka ada baiknya saat ini Anda mengetahui apa sajakah makanan yang dianjurkan?

makanan-penurun-asam-urat

Kadar asam urat yang tinggi dapat menimbulkan efek di beberapa organ tubuh. Seperti pembengkakan dan peradangan pada sendi kaki dan tangan. Penyebabnya sendiri akibat oleh adanya pengkristalan zat natrium di dalam sendi sehingga menyebabkan radang sendi.

Gejala yang akan di rasakan biasanya rasa sakit dan nyeri secara tiba-tiba di bagian sendi dan akan berlangsung hingga sebulan lamanya. Namun rasa sakit yang akan dirasakan oleh para penderitanya biasanya akan memulai puncaknya saat 6-24 jam pertama. Gejala dapat hilang dengan sendirinya namun dapat muncul lagi di kemudian hari dalam waktu yang tidak bisa ditentukan.

Nah, cara mencegah atau cara menyembuhkan asam urat yang sudah ada di dalam tubuh selain dengan melakukan pengobatan juga bisa dilakukan dengan cara kontrol makanan yang dikonsumsi. Hal ini karena penyakit asam urat sendiri disebabkan oleh kelebihn zat purin dalam tubuh maka makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan agar tidak mengandung purin tinggi.

Makanan Penurun Asam Urat Yang Dianjurkan

1. Makanan yang mengandung kalium tinggi

Makanan seperti pisang, kentang, tomat dan juga yogurt mengandung kalium tinggi yang dapat menyebabkan peningkatan pengeluaran asam urat oleh ginjal. Kalium ini juga dapat mencegah pembentukan kristal asam urat didalam ginjal, sehingga selain dapat mencegah asam urat makanan tersebut juga bisa mencegah batu ginjal.

2. Jeruk Nipis

Jeruk nipis mengandung asam sitrat dan juga asam karbonat yang berperan dalam menetralkan asam urat yang tinggi dalam darah. Bahkan menurut sebuah penelitian melaporkan bahwa konsumsi asam karbonat atau vitamin C dalam jeruk nipi sebanyak 500 mg/hari selama 2 bulan dapat menurunkan kadar asam urat secara signifikan. Sebaiknya konsumsi air perasan jeruk nipis sebanyak 2 gelas perhari.

3. Makanan yang mengandung serat tinggi

Makanan yang mengandung serat bisa mempermudah penyerapan gizi dan nutrisi yang ada dalam tubuh sehingga bisa dicerna baik oleh tubuh. Serat ini juga mampu membuang kadar asam urat yang ada didalam darah sehingga asam urat bisa dibuang melalui urin.

Sumber serat dalam makanan dapat Anda dapatkan dengan mudah dalam beberapa jenis buahdan sayur seperti brokoli, seledri, oats, kale, sawi, tomat, wortel dan kubis.

4. Buah Apel

Buah apel mengandung zat asam malat yang bisa membantu menetralkan kandungan asam urat dalam tubuh, selain itu zat asam malat juga membantu membuang asam urat melalui urin. Buah apel juga sangat disarankan untuk penderita asam urat karena memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bisa membantu menangkal radikal bebas dan mencegah munculnya berbagai jenis penyakit.

Anda bisa mengonsumsi minimal 1 buah apel per hari untuk mengontrol kadar asam urat Anda. Bentuk olahan lain dari buah apel seperti cuka apel juga sangat baik bagi proses pencernaan sehingga dapat mempermudaj pengeluaran asam urat. Anda bisa mengonsumsi campuran 1 gelas air dengan 2 sendok teh cairan cuka apel dan sebagai penambah rasa bisa tambahkan 2 sendok teh madu.

5. Buah ceri

Buah ini mengandung anthocyanins, yaitu sebuah antioksidan yang sangat baik. anthocyanin ini memiliki efek anti radang yang dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh penimbunan kristal asam urat. Bahkan dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi sebanyak 280 gr ceri dapat meningkatkan pengeluaran asam urat oleh ginjal. Anda disarankan konsumsi sebanyak 200 gr atau sekitar 40 buah ceri per harinya.

6. Teh hijau

Teh hijau dapat menurunkan kadar asam urat dengan menghambat efektivitas enzim xanthine oxidase yang dalam hal ini teh hijau bertindak sebagai antioksidan. Asam urat akan semakin berkurang karena tidak mampu mengubah purin menjadi asam urat. Anda bisa mengonsumsi teh hijau secara rutin sambil ditemanai camilan sehat.

7. Banyak minum air putih

Minum air putih yang banyak minimal 8 gelas perhari dapat mengoptimalkan kerja ginjal daalam mengeluarkan asam urat berlebih. Ginjal sangat penting fungsinya dalam mengeluarkan kandungan purin dalam tubuh, oleh karenanya penderita penyakit ginjal rentan terkena penyakit asam urat.

Demikian beberapa makanan penurun asam urat yang sebaiknya dikonsumsi. Asam urat merupakan produk dari etabolisme purin yang kita dapat dari berbagai jenis makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Selain dari makanan , purin juga merupakan hasil metabolisme drai pemecahan sel yang terjadi di dalam tubuh manusia. Untuk itulah kita perlu mengetahui beberapa makanan pantangan asam urat guna mengontrol kadarnya didalam darah.

Berikut beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat, yaitu :

  • Makanan jeroan seperti hati, ginjal, otak, dan jantung
  • Makanan laut seperti kerang, kepiting dan udang
  • Sayuran tertentu seperti bayam, kacang polong, kacang panjang, kacang merah, kol dan jamur
  • Makanan yang mengandung ragi seperti roti
  • Minuman soda yang kaya akan pemanis dan fruktosa
  • Daging merah seperti daging sapi, daging bebek dan daging kambing
  • Makanan ikan seperti sarden dan tuna
  • Minuman beralkohol

Jangan lupa anjuran dan pantangan diatas juga perlu diimbangi oleh penerapan pola hidup yang sehat. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *