Makanan Penyebab Darah Tinggi

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau memiliki riwayat keluarga yang memiliki penyakit ini, sebaiknya Anda menghindari makanan penyebab darah tinggi yang bisa mengahalangi kemampuan Anda untuk menurunkan tekanan darah Anda.

makanan-penyebab-darah-tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi dan dapat menyerang siapapun, termasuk mereka yang berusia muda. Darah tinggi jelas bukanlah gangguan kesehatan yang boleh dibiarkan begitu saja. Sebab jika segera diatasi bisa menyebabkan kerusakan lebih besar pada jaringan dan organ tubuh lain.

Para peneliti berpendapat bahwa salah satu cara menyembuhkan darah tinggi ialah melakukan diet sehat. Selain mengonsumsi makanan yang tinggi kaya akan serat seperti buah dan sayur, ada beberapa jenis makanan penyebab darah tinggi yang harus dihindari agar diet sehatnya berjalan dengan maksimal.

Makanan Penyebab Darah Tinggi

  • Garam atau sodium

Garam atau sodium berlebih dapat memicu hipertensi. Batas konsumsi maksimal adalah 2.300 mg sodium/hari. Sedangkan untuk penderita hipertensi, konsumsinya disarankan kurang dari 1.500 mg sodium per hari atau sepertiga sendok teh.

Selain garam meja, kadar sodium tinggi juga ditemukan pada makanan olahan teramsuk pizza, makanan kalengan, saus tomat kemasan, daging olahan, kecap asin, serta makanan siap saji.

  • Makanan tinggi lemak

Konsumsi sajian tinggi lemak jenuh maupun lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat/LDL dalam darah. Bila dikonsumsi berulang kali, LDL akan terakumulasi dan menyumbat aliran darah di pembuluh sehingga memperparah kondisi hipertensi hingga memicu penyakit jantung koroner.

Lemak trans banyak ditemukan pada makanan kemasan dan siap saji. Biasanya jenis lemak ini digunakan untuk menjaga rasa dan memperpanjang umur simpan makanan. Tak hanya itu juga, kadar lemak yang tinggi bisa ditemukan dalam makanan yang digoreng, daging merah, kulit ayam, mentega, susu full cream dan minyak kelapa.

  • Mie instan

Mengonumsi mie instan terlalu sering akan berpengaruh buruk pada kesehatan. Untuk beberapa kali konsumsi mungkin mie isntan ini tidak akan memberi pengaruh yang terlalu signifikan bagi kesehatan. Mie instan dan kuahnya mengandung bahan pengawet yang tidak sedikit, bumbu dan sodium yang jika dikonsumsi secara berlebih akan membuat tekanan darah menjadi naik.

  • Gula

Gula dalam jumlah tertentu memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun jika jumlahnya berlebihan, tentu tidak akan menyehatkan lagi bagi tubuh kita. Pada keadaan seorang yang obesitas, biasanya juga ditemukan tekanan darah yang tinggi, sehingga dikatakan gula sangat erat dengan hipertensi atau darah tinggi.

  • Minuman yang mengandung kafein

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, sekarang mungkin waktunya untuk mengurangi kebiasaan minup kopi, karena dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah. Bahkan setiap minuman berkafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi.

  • Alkohol

Alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah sedikit memang dapat membantu menurunkan tekana darah tinggi Anda. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah banyak maka malah sebaliknya, tekanan darah tingg Anda akan semakin naik.

Menurut Mayo Clinic, mengonsumsi 2-3 gelas alkohol sesekali dapat meningkatkan tekanan darah Anda untuk sementara waktu, dan ketika minum 2-3 gelas alkohol secara berulang atau rutin maka akan menyebabkan masalah tekanan darah tinggi untuk jangka panjang.

  • Acar

Garam sering digunakan dalam pengawetan suatu bahan makanan. Garam akan mencegah makanan dari kerusakan dan pembusukan sehingga makanan tersebut bisa tahan dalam waktu yang lama. Bahkan timun yang memiliki manfaat kesehatan bisa jadi membahayakan jika direndam didalam garam yang nantinya akan dibuat acar. Semakin lama timun direndam, semakin banyak kandungan sodium pada timun.

  • Roti isi

Keberadaan sandwich atau roti isi sebagai pengganjal perut sudah sangat populer di tanah air. Selain praktis, makanan ini juga dianggap menyehatkan karena berisi sayur, tomat, keju dan daging. Namun bicara soal sandwich yang benar-benar aman untuk penderita darah tinggi, Anda harus lebih dulu mengetahui apa isinya.

Jika dalam roti isi tersebut terdapat bacon, salami, atau daging hasil proses lain yang cenderung tinggi sodium, nitrat, fofor dan zat pengawet lainnya, maka jelas itu tidak aman.

Dengan mengetahui makanan penyebab darah tinggi tersebut, maka Anda dapat memiliih sajian yang tepat tinggi serat dan kaya mineral. Selain menjaga asupan makanan, rajin berolahraga pun bisa Anda terapkan. tidak hanya tekanan darah tinggi, olahraga juga bisa menjauhkan Anda dari berbagai kesehatan lain.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *