Kebiasaan Buruk Yang Memicu Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih bisa terjadi kapan saja dan sering tidak disadari oleh banyak orang. Penyebab tersering dari infeksi saluran kemih adalah hubungan seksual. Namun demikian, hubungan seksual bukanlah satu satunya penyebab dari infeksi saluran kemih.

Pada dasarnya penyebab dari infeksi saluran kemih adalah aktivitas dari bakteri Escherichia coli. Pada awalnya,  bakteri ini bisa jadi hanya menyerang saluran kemih bagian bawah saja (uretra dan kandung kemih). Namun jika tidak segera ditangani, bakteri ini bisa terus naik ke atas dan menyebabkan infeksi saluran kemih atas.

Waspadai-7-Kebiasaan-Buruk-Yang-Memicu-Infeksi-Saluran-Kemih

Biasanya penderita akan merasakan gejala infeksi saluran kemih seperti nyeri saat buang air kecil, urin berwarna keruh atau gelap serta nyeri pada perut bagian bawah.

Berikut beberapa kebiasaan penyebab bakteri E. coli masuk ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi di saluran kemih antara lain:

  • Sering menahan buang air kecil

Salah satu kebiasaan buruk yang banyak dilakukan adalah sering menahan kencing. Selain dapat menyebabkan infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan gejala anyang-anyangan.

  • Kesalahan saat membasuh vagina

Membasuh vagina yang benar adalah dari depan ke belakang. Jika membasuh dari belakang ke depan, bakteri yang ada di anus akan berpindah ke area vagina. Dampaknya, infeksi di saluran kemih akan terjadi sehingga Anda akan merasakan rasa sakit saat buang air kecil.

  • Tidak buang air kecil setelah berhubungan seksual

Hubungan seksual bisa menjadi sarana perpindahan bakteri dari anus ke saluran uretra, baik pada wanita maupun pada laki-laki. Hal inilah yang menyebabkan seseorang perlu untuk buang air kecil dan juga membersihkan diri setelah berhubungan seksual. Tujuannya adalah untuk meminimalisir risiko dari infeksi saluran kemih itu sendiri.

  • Menggunakan pakaian dalam yang kotor

Pakaian dalam akan mudah kotor dan lembap jika digunakan di hari yang panas. Agar bakteri tidak menyebar dan akhirnya masuk ke saluran kemih, ganti pakaian setiap hari khususnya setelah mandi dan sebelum tidur.

  • Kurang minum

Kurang minum menyebabkan produksi urine berkurang. Ini dapat memicu infeksi saluran kemih, karena buang air kecil (BAK) merupakan cara terbaik untuk mengeluarkan bakteri di saluran kemih. Untuk mencegahnya, pastikan Anda minum minimal 8 gelas air putih setiap hari.

  • Mandi berendam

Agar lebih higienis, mandilah menggunakan air pancuran (shower). Namun jika terpaksa harus berendam, pastikan Anda tidak melakukannya terlalu sering.

  • Salah memilih sabun mandi

Beberapa jenis sabun dapat mengiritasi area anus sehingga menyebabkan bakteri yang ada disana pindah ke saluran kemih. Pilihlah sabun yang sesuai dengan jenis kulit tanpa menimbulkan iritasi.

Kebiasaan diatas memang secara tidak sadar sering kita lakukan, jika terus dilakukan maka bukan tidak mungkin resiko terkena ISK akan semakin besar. Untuk itu sebaiknya hindari beberapa kebiasaan diatas dan ketahui cara mencegah infeksi saluran kemih yang bisa Anda lakukan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *