Ciri Ciri Orang Terkena Penyakit Gondongan

ciri-ciri-orang-terkena-penyakit-gondongan

Kebanyakan orang beranggapan bahwa penyakit gondok dan gondongan adalah sama karena ciri-ciri kedua penyakit tersebut sulit dibedakan. Nah, maka dari itu sebaiknya Anda ketahui beberapa ciri ciri orang terkena penyakit gondongan di bawah ini dengan seksama.

Secara sederhana baik gondok dan gondongan merupakan dua penyakit yang menyerang jaringan dan kelenjar yang berbeda. Gondok disebabkan oleh kelainan pada kelenjar tiroid, sedangkan gondongan adalah pembengkakan pada kelenjar liur/kelenjar parotis akibat infeksi virus.

Gondongan sendiri merupakan penyakit yang mudah menular dan dapat menyebar dalam waktu beberapa hari. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Caranya adalah dengan menghindari kontak langsung dengen penderita dan menjalani imunisasi.

Ciri Ciri Orang Terkena Penyakit Gondongan

Gejala gondongan baru akan muncul 14-25 hari setelah infeksi virus terjadi. Adapun beberapa ciri gondongan yang timbul setelah terinfeksi virus, diantaranya :

  1. Pada tahap awal (1-2 hari) penderita yang terinfeksi virus penyebab gondongan mengalami gejala gondongan seperti demam (suhu badan 38,5 -40 derajat celcius), sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan adakalanya disertai kaku rahang.
  2. Kemudian terjadinya pembengkakan kelenjar di bawah telinga yang diawali dengan pembengkakan satu kelenjar kemudian dua kelenjar.
  3. Pembengkakan biasanya berlangsung sekitar 3 hari kemudian berangsur mengempis
  4. Kadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang dan kelenjar di bawah lidah. Pada pria adakalanya terjadi pembengkakan buah zakar/testis karena penyebaran melalui aliran darah.
  5. Nyeri sendi
  6. Sakit kepala
  7. Dan kehilangan nafsu makan

Jika Anda atau ada keluarga Anda yang mengalami gejala diatas, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter dengan cepat untuk mendapatkan penanganan segera. Penderita gondongan harus menjalani istirahat untuk meredakan demam dan mengurangi pembengkakan kelenjar.

Sebaiknya konsumsi makanan lunak seperti bubur agar penderita tidak kesusahan saat menelan. Hindari juga makanan asam yang dapat memperparah rasa nyeri. Untuk mengurangi rasa sakit karena bengkak, penderita dapat mengompres daerah pipi atau leher yang menjadi tempat terjadinya bengkak.

Dalam sebagian besar kasus, semua anak yang menderit gondongan akan pulih total setelah seminggu, namun kadang gejalanya kembali memburuk setelah sekitar 2 minggu. Keadaan seperti ini dapat menimbulkan komplikasi, dimana virus dapat menyerang organ selain kelenjar liur.

Komplikasi yang mungkin terjadi jika gondongan terus dibiarkan tanpa diobati, diantaranya :

  • Radang testis (orkitis)
  • Radang pada salah satu atau kedua indung telus (ovoritis)
  • Radang otak atau selaput otak
  • Peradangan pankreas
  • Peradangan ginjal
  • Peradangan sendi

Untuk menghindari beberapa resiko bahaya komplikasi diatas, ada baiknya Anda melakukan pencegahan sedini mungkin dengan melakukan vaksinasi MMR terutama pada anak-anak. Biasanya pemberian vaksin dilakukan saat anak berusia 1 tahun dan harus diulang lagi pada usia 5 tahun.

Jika Anda tidak mendapatkan vaksin saat kecil, maka langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan selalu menjaga kebersihan tanggan, tidak berbagi peralatan mandi atau peralatan makan dengan orang lain, menggunakan kertas tius ketika bersin atau batuk agar bisa langsung dibuang dan memakai masker.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *