Pantangan Makanan Yang Dilarang Penderita Gondongan

Melakukan pengobatan gondongan saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan menjaga asupan makanan. Untuk itu sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja pantangan makanan yang dilarang penderita gondongan agar proses penyembuhan dapat berjalan dengan cepat dan optimal.

Orang yang terkena gondongan ditandai dengan adanya pembengkakan pada kelenjar parotis, sehingga wajah bagian bawah tampak bengkak, selain itu penderita juga akan mengalami nyeri saat mengunyah dan menelan makanan. Gejala lain yang muncul juga adalah demam, sakit kepala, nyeri perut, lelah, dan tidak nafsu makan.

Gondongan biasanya dialami oleh anak-anak rentang usia 5 sampai 12 tahun, namun juga tak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini jika belum pernah mengalaminya. Pada dasarnya penyakit gondongan bukanlah penyakit yang berbahaya, namun begitu bukan berarti kita boleh menganggap enteng penyakit ini, karena bisa saja menjadi penyakit yang serius jika tak ditangani dengan segera.

Gondongan itu sendiri merupakan infeksi virus pada kelenjar liur yang terletak di dekat tulang rahang bagian belakang kanan dan kiri. Pembengkakan kelenjar liur dapat menimbulkan rasa nyeri dan kesulitan dalam mengunyah. Air liur dan pengunyahan itulah yang memiliki kaitan erat dengan makanan, oleh karena itu penderita harus menghindari makanan tertentu yang merangsang air liur dan yang membutuhkan banyak pengunyahan.

Pantangan Makanan Yang Dilarang Penderita Gondongan

pantangan-makanan-yang-dilarang-penderita-gondongan

1. Makanan berminyak

Mengkonsumsi makanan berminyak dan berlemak juga sangat dilarang karena bisa memperparah gejala gondongan. Selain itu mengkonsumsi makanan berminyak dan berlemak dikhawatirkan akan menimbulkan masalah pada perut, karena pada dasarnya pasien yang sedang mengalami sakit gondongan biasanya memiliki pencernaan yang agak sensitif.

2. Makanan dan minuman asam

Sebaknya hindari berbagai buah atau jus buah yang mengandung asam atau sitrus, karena kandungan tersebut justru malah akan memperlambat proses penyembuhan pasien dan membuat benjolan semakin meradang yang akhirnya mengalami nyeri yang bertambah parah.

3. Makanan pedas

Sama halnya dengan makanan asam, makanan pedas juga dapat merangsang air liur. Terlebih lagi, pengidap gondongan umumnya jarang makan akibat ketidaknyamanan saat mengunyah. Jika perut yang kosong malah diisi dengan sesuatu yang asam ataupus pedas, maka asam lambung pun ikut terangsang yang pada akhirnya dapat menambah penderitaan kondisi yang ada.

4. Makanan bertekstur keras

Kondisi leher pasien penyakit gondong biasanya akan membengkak sehingga daerah kerongkongan dan tenggorokan mengalami dampaknya. Untuk itu ada baiknya Anda menghindari beberapa makanan yang bertekstur keras karena akan membuat leher dan sekitarnya terasa sakit saat menelan.

5. Makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin

Mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin sangat tidak baik, selain perbedaan suhu makanan dan suhu tubuh yang terlalu ekstrim, hal ini juga akan mengakibatkan pasien mengalami komplikasi pada sistem pencernaan mereka.

Dengan mengetahui berbagai pantangan makanan yang dilarang penderita gondongan diatas, diharapkan akan mengurangi rasa sakit, nyeri akibat pembengkakan pada kelenjar parotid serta membantu mempercepat proses penyembuhan penyakit.

Selain pantangan ada juga jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi bagi para pengidap gondongan. Diantaranya yaitu :
Perbanyak asupan cairan, terutama air putih

  • Makanan lunak seperti oatmeal, kentang, telur orak-arik, tahu putih, makanan berkuah, dan bubur nasi
  • Buah non-sitrat dan jus sayuran (tidak asam)
  • Makanan yang berbahan dasar sup dan kaldu, khususnya sup ayam atau sayuran
  • Makanan yang kaya akan vitamin C, misalnya melon, sayuran hijau, dan mangga yang tidak asam
  • Rempah-rempah seperti lada hitam, jahe dan bawang putih juga sangat efektif dalam pengobatan gondongan asalkan tidak sampai menimbulkan sensasi pedas berlebihan di dalam mulut.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *